Domain Rating (DR) dari Ahrefs mengukur kekuatan profil backlink suatu website berdasarkan jumlah dan kualitas link eksternal. Jika situs Anda sulit meningkatkan DR-nya, berikut beberapa kemungkinan penyebabnya:
1. Jumlah Referring Domain yang Sedikit
- DR sangat bergantung pada jumlah domain unik yang memberikan backlink. Jika situs hanya memiliki sedikit referring domains (terutama dari sumber berkualitas), DR-nya akan tetap rendah.
- Cek: Gunakan Ahrefs/SEMrush untuk membandingkan jumlah referring domain dengan kompetitor.
2. Kualitas Backlink yang Buruk
- Link dari Website Spam/DR Rendah: Backlink dari situs ber-DR rendah, blog spam, atau situs tidak relevan (misalnya judi, iklan) tidak membantu.
- Link Tidak Relevan: Misalnya, backlink dari situs luar niche (bukan berita/media) kurang bernilai.
- Solusi: Audit backlink (via Ahrefs/Moz) dan disavow link beracun.
3. Kurangnya Backlink dari Situs Otoritas
- Tidak ada link dari situs kuat (DR 50+) seperti media nasional (Kompas, Detik), pemerintah (.gov/.edu), atau portal berita terpercaya.
- Cek: Lihat apakah kompetitor dapat backlink dari sumber yang lebih baik.
4. Anchor Text Terlalu Kaku
- Terlalu banyak anchor text sama (contoh: “Berita Bahtera Jateng”) bisa dianggap tidak natural oleh Google.
- Solusi: Gunakan variasi anchor text (brand, URL natural, kata kunci generik).
5. Pertumbuhan Backlink Lambat/Tidak Ada
- Jika website tidak mendapatkan backlink baru secara konsisten, DR tidak akan naik.
- Penyebab:
– Tidak ada strategi link-building (guest post, kerja sama media, press release).
– Konten tidak cukup menarik untuk dapat backlink alami.
– Cek: Bandingkan pertumbuhan backlink dengan kompetitor.
6. Masalah Teknis SEO
- Halaman Tidak Terindex: Jika Google tidak bisa merayapi/mengindex halaman, backlink tidak dihitung.
- Link Rusak: Backlink dari domain yang sudah mati tidak memberikan nilai.
- Solusi: Lakukan audit teknis (pakai Screaming Frog/Ahrefs Site Audit).
7. Kompetitor Memiliki Backlink Lebih Kuat
- Jika situs berita lain di Jateng (misalnya jateng.tribunnews.com, radarpekalongan.com) memiliki lebih banyak backlink berkualitas, DR mereka akan lebih tinggi.
8. Usia Domain & Riwayat SEO
- Domain baru butuh waktu untuk membangun otoritas.
- Pinalti SEO di masa lalu? Jika dulu pakai cara spam (beli backlink murah), bisa menghambat pertumbuhan DR.
—
Cara Meningkatkan DR:
✅ Dapatkan Backlink Berkualitas:
– Guest post di media lokal/regional.
– Kolaborasi dengan influencer atau komunitas Jateng.
– Press release untuk berita penting (misalnya kerja sama dengan pemda).
✅ Buat Konten yang Layak Dapat Backlink:
– Artikel eksklusif (data statistik, investigasi, kisah inspiratif).
– Infografis/video yang mudah dibagikan.
✅ Perbaiki Internal Linking:
– Pastikan struktur website kuat agar “link juice” mengalir optimal.
✅ Pantau Kompetitor:
– Analisis backlink kompetitor dan tiru strategi terbaik mereka.
—
Kesimpulan:
DR sulit naik karena kurangnya backlink berkualitas dari sumber relevan & otoritatif. Fokus pada mendapatkan link alami (bukan beli) melalui konten bagus dan kerja sama media.

